Tags

, ,

Makassar Berkebun

Minggu pagi (13/11/2011) disambut cuaca yang cerah menghiasi kota Makassar. Sekitar pukul 8 pagi saya sudah berada di sebuah kebun di daerah GTC Tanjung Bunga. Hari ini adalah tanam perdana bersama teman-teman dari Makassar Berkebun. 🙂

2 pekan sebelumnya, teman-teman dari penggiat Makassar Berkebun telah bekerja mempersiapkan lahan untuk ditanam. Lahan tempat mereka bertani adalah milik Bosowa Foundation yang diamanahkan untuk mereka kelola. Telah dibuat lubang-lubang pada 12 gundukan tanah bedeng yang telah digemburkan dengan ukuran 1 x 10 meter. Luas lahan tersebut sekitar 100 meter persegi dengan pagar tembok setinggi 2 meter. Hanya sebagian lahan itu yang dijadikan kebun. Sisanya masih berupa rawa.

Tanam perdana oleh Pak Camat

Pagi itu sekitar 50 teman-teman dari Makassar Berkebun dan teman-teman dari berbagai komunitas hadir meramaikan acara tanam perdana. Hadir juga perwakilan dari Bosowa Foundation, Kepala Camat Kecamatan Tamalate serta tentu saja ketua Makassar Berkebun, Wahyudin Mas’ud.

Acara tanam perdana dibuka resmi oleh Bapak Camat setempat dengan menanam sejumlah bibit sayuran. Dan secara berturut-turut dilakukan oleh perwakilan Bosowa Foundation dan ketua Makassar berkebun serta wali kebun. Lalu kemudian semua teman-teman yang hadir diberi bibit sayuran untuk menanam sendiri di bedengan yang telah disiapkan.

Tanam perdana  ini kami telah menanam 4 bedeng yang berisi bibit jagung, 1 bedeng selada, 1 bedeng kacang panjang, 3 bedeng kangkung, dan 3 bedeng sayur bayam. Selanjutnya, kami menunggu 2-3 minggu kedepan untuk melihat hasil yang telah ditanam oleh teman-teman.

Menanam bibit di atas bedeng

Untuk pemeliharaan kebun secara berkala, telah dibuat jadwal piket menyiram dan memelihara kebun bagi teman-teman Makassar Berkebun. Jadwal penyiraman dilakukan tiap hari pagi dan sore dan di hari Minggunya merupakan pertemuan besar untuk semua teman-teman Makassar Berkebun.

Bedeng yang siap ditanam

Sekitar pukul 11 pagi, setelah acara tanam perdana selesai, saya mewakili dari Makassar Tidak Kasar memberi kuis untuk menambah keceriaan suasana berkebun. 2 paket hadiah berupa buku dan voucher makan diberikan pada kuis itu. Sangat menggembirakan bisa berbagi senyum dan tawa bersama teman-teman petani kota.

Melihat antusiasme teman-teman yang hadir pada tanam perdana, menunjukkan bahwa anak muda Makassar juga ingin melihat kotanya hijau.  Ayo Makassar juga bisa.

Ternyata, berkebun itu sangat menyenangkan teman.

Ayo mari berkebun.

Advertisements