Tags

, ,

Sabtu, 2 April 2011, pukul 7.30. Saya sudah berangkat dengan Mio Matic kesayangan saya menuju Hotel Horizon. Hari ini ada hajatan besar yang diadakan di kota Makassar. Online Media: Citizen Journalism & Entrepreneurship yang merupakan acara road show dari detik.com.

Sesampai di tempat acara, ballroom hotel Horizon telah dipadati oleh ratusan peserta yang antusias mengikuti seminar dan workshop detik.com. Banyak teman-teman dari berbagai komunitas hadir pada acara ini. Dari kalangan jurnalis media cetak dan eletronik, teman dari pers kampus, fotografer, Kaskuser, komunitas blogger Makassar angingmammiri, dan banyak lagi.

Materi pertama dibawakan oleh Andry Husain, Director of Commerce detik.com yang membahas tentang detik.com sekarang, teknologi dan saran penunjangnya.

Budiono Darsono, selaku founder dan pimpinan redaksi detik.com membawakan materi kedua. Sosok yang nyentrik ini memaparkan detik dengan luas perjalanan detik.com. Mulai dari awal berdiri, perjuangannya membesarkan detik, hingga detik sekarang yang menjadi raja online media nomor 1 di Indonesia.

'Steve Jobs' on the stage. #RoadShowDetikcom

Budiono Darsono on stage. #RoadShowDetikcom

Peritiwa Semanggi 1998 menjadi awal terbentuknya detik.com. Dengan bekal 1 wartawan, 1 fotografer, 1 tape recoder yang kesemuanya dilakukan oleh Budiono. Beliau membuat situs berita online pertama di Indonesia. Ceritanya, saat awal merintis detik.com

Semakin hari, detik.com semakin dikenal meluas dan akhirnya membuka tawaran iklan dari berbagai perusahaan. Mulai dari kontrak iklan 2 juta/bulan pada tahun 2000 saat itu, hingga sekarang tarif untuk iklan premium berupa banner ukuran 300 x 250 senilai 40juta/hari.

Budiono Darsono melanjutkan pengalamannya membesarkan detik.com. Dia menceritakan pada tahun 2007 merupakan puncak keserakahan dari seorang Budiono Darsono (dia tidak menyebut detik.com). Saat itu tampilan detik.com dipenuhi oleh iklan sehingga banyak menuai kritikan dari pembaca. Setelah itu, tampilan detik.com dibuat eye friendly dengan mengutamakan konten dan mengurangi iklan. Konpensasinya, tarif iklan detik.com menjadi sangat besar.

Budiono Darsono juga menyampaikan pentingnya pemanfaatan teknologi secara positif dan tepat guna dalam perkembangan dunia informasi digital di zaman digital ini.

Sangat menarik materi yang dipresentasekan oleh Budiono Darsono. Dengan tampilan yang sangat kasual dan gaya bahasa yang sangat mengalir serta humor yang cerdas dan sama sekali tidak garing. Saya menyebutnya Steve Jobs dari Indonesia.

Materi terakhir yang tidak kalah menarik membahas mengenai blog dan kekuatan blog dalam kehidupan sosial digital saat ini. Tidak salah detik.com mengundang Raditya Dika untuk membawakan materi ini. Bukan membawakan materi, lebih tepatnya stand up comedy yang sangat mengocok perut para peserta. Pointnya adalah bagaimana kita terus menulis sesuai dengan karakter yang kita punya. Jangan berhenti menulis karena dengan menulis kamu akan mendapati dunia baru, selalu.

'Raul Lemos' lagi melawak.

'Raul Lemos' lagi melawak.

Semua rangkaian #Roadshow detik.com memberikan pengalaman baru dan ilmu yang sangat berguna. Sayang saya tidak bisa ikut dalam acara workshop-nya karena tidak mendapat undangan workshop. Tapi secara keseluruhan saya puas dengan acara tersebut. Terima kasih untuk detik.com dan angingmammiri.

Foto bersama Budiono Darsono

Sumber foto: http://foto.detik.com/

Advertisements