Sembari sy memperbaiki posisi dudukku di depan tv bersama ayah dan ditemani secangkir teh hangat, mengganti channel-channel yang menarik buat di tonton, namun seperti biasa di pagi hari kita cuma disuguhkan berita” yang membuat hati ini menjadi miris dan sedih, melihat penderitaan anak bangsa yang semakin…., dan ulah bapak-bapak kejaksaan “tidak” agung yang tidak tau malu menerima suap.

Sudah beberapa hari ini kota makassar jd bahan pemberitaan di media-media, tapi sialnya beritanya justru sangat tidak mengenakkan, mulai dari tawuran di kampusku (sy tdk habis pikir, itu mahasiswa ato preman ya ), dan yg plg hangat skrg, berita kelaparan, ya Allah, sedih skali rasanya liat berita di tv seorang ibu yang tengah mengandung harus menerima kematiannya akibat kelaparan, dan juga seorang bocah, yg tengah sekarat juga krn kelaparan.

Entah, siapa yg harus bertanggung jawab akan semua yg menimpa ini, atau kita tidak perlu mencari pertanggungjawaban?, dan ini merupakan teguran dan sindiran bagi kita mungkin, supaya kita lebih berjiwa sosial, meluangkan waktu untuk memberi perhatian kpd tetangga kita, krn bagaimanapun mereka adalah keluarga terdekat kita…

Entah,,,

Advertisements